Apple, produsen ponsel asal Amerika Serikat, telah meluncurkan fitur terbaru mereka bernama Apple Pay Later di negara asal mereka. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk membeli produk dan membayar di kemudian waktu dengan pembayaran dibagi menjadi empat kali tanpa bunga dan tanpa biaya.
Menurut Wakil Presiden Apple untuk Apple Pay dan Apple Wallet, Jennifer Bailey, Apple Pay Later dirancang untuk mempertimbangkan kesehatan keuangan pengguna sehingga tidak dikenakan biaya dan bunga.
Pengguna dapat mengajukan pinjaman Apple Pay Later mulai dari $50 USD hingga $1.000 USD, untuk pembelian online dan dalam aplikasi yang dilakukan di iPhone dan iPad dengan pedagang yang menerima pembayaran berupa Apple Pay.
Pengguna dapat dengan mudah melacak, mengelola, dan membayar kembali pinjaman mereka di satu lokasi yang nyaman di Apple Wallet.
Mulai hari ini, Apple akan mulai mengundang pengguna terpilih untuk mengakses prarilis versi Apple Pay Later, dengan rencana untuk menawarkannya kepada semua pengguna yang memenuhi syarat dalam beberapa bulan mendatang.
Untuk menggunakan Apple Pay Later, pengguna dapat mengajukan pinjaman di dalam Wallet tanpa memengaruhi kredit mereka. Setelah disetujui, pengguna dapat melihat opsi Pay Later saat memilih Apple Pay ketika melakukan pembayaran online dan di aplikasi iPhone atau iPad.
Apple Pay Later juga dirancang untuk privasi dan keamanan pengguna. Pembelian menggunakan Apple Pay Nanti diautentikasi menggunakan Face ID, Touch ID, atau kode sandi, dan riwayat transaksi serta pinjaman pengguna tidak pernah dibagikan atau dijual kepada pihak ketiga untuk pemasaran atau iklan.
Dapatkan berita terbaru dari sedikitau di Google News.
