Sebuah artikel yang dipublikasikan di The Jakarta Post pada tanggal 27 Februari 2023 melaporkan bahwa sabung ayam masih menjadi olahraga darah yang populer di selatan Irak.
Menurut artikel tersebut, meskipun aktivitas sabung ayam dianggap ilegal di sebagian besar dunia, praktik tersebut masih menjadi bagian dari budaya dan tradisi masyarakat di selatan Irak.
Setiap akhir pekan, ratusan orang berkumpul di arena untuk menyaksikan pertandingan sabung ayam yang dipenuhi dengan taruhan besar.
Meskipun sabung ayam secara resmi dilarang di Irak sejak tahun 2005, aktivitas ini tetap berlangsung secara sembunyi-sembunyi di bawah pengawasan kelompok-kelompok yang terorganisir dengan baik.
Pemerintah setempat menganggap praktik ini sebagai bentuk kekerasan dan kejahatan yang perlu diberantas.
Namun, para pendukung sabung ayam mempertahankan tradisi ini sebagai bagian dari warisan budaya mereka dan menolak untuk mengubah cara hidup mereka.
Mereka berpendapat bahwa kegiatan ini dapat memberikan hiburan dan kesenangan bagi orang-orang yang terlibat di dalamnya.
Artikel ini memberikan gambaran tentang bagaimana praktik sabung ayam masih tetap menjadi olahraga yang populer di selatan Irak meskipun dilarang secara resmi.
Meskipun terdapat kontroversi dan pandangan yang berbeda terkait praktik ini, budaya dan tradisi lokal tetap mempertahankannya sebagai bagian dari cara hidup mereka.
Dapatkan berita terbaru dari sedikitau di Google News.
