Huawei secara resmi membawa perangkat gadget baru yang unik ke Indonesia dengan nama Huawei Watch Buds. Perangkat ini merupakan perpaduan antara smartwatch dan earbuds True Wireless Stereo (TWS) yang menjadi satu.
Hal ini menunjukkan bahwa Huawei terus mendorong batas inovasi dengan menggabungkan smartwatch dan earbuds bluetooth TWS.
Bentuk luar Huawei Watch Buds tampak seperti smartwatch biasa dengan ukuran 1,43 inci dan panel layar AMOLED. Di bagian bawah terdapat tombol untuk membuka layar, dan sepasang earbuds yang bersembunyi di dalam bodi Huawei Watch Buds akan terlihat.
Bodi luar Huawei Watch Buds menyerupai jam klasik dengan tombol yang mengadopsi desain 710 Clous de Paris. Strap bawaannya berjenis leather, dan dapat diganti dengan rubber.
Huawei Watch Buds memiliki fitur umum seperti monitoring detak jantung dan SpO2, Professional Health and Fitness Management, Huawei TruRelax (untuk monitor stres), serta Huawei TruSleep (monitor tidur).
Selain itu, perangkat ini juga memiliki 80 mode olahraga. Namun, perlu dicatat bahwa Huawei Watch Buds belum tahan air sehingga tidak bisa digunakan untuk berenang atau menyelam.
Earbuds-nya memiliki desain silinder heksagonal agar tidak tergelincir ketika diletakkan di permukaan datar. Bobotnya hanya 4gram dan didesain agar tidak mudah terlepas dari telinga.
Earbuds terpasang secara magnetik di socket. Ketika terpasang, smartwatch akan otomatis mengisi daya baterai earbuds, kecuali ketika fitur hemat daya diaktifkan.
Bentuk sepasang TWS identik dan jika tertukar kiri dan kanan tidak akan menjadi masalah karena kiri-kanan akan kembali tereset ketika earbuds dipasangkan kembali ke socket.
TWS Huawei Watch Buds mendukung AI Noise Cancelation Calling untuk menjaga suara telepon. Selain itu, ada juga fitur Noise Cancelation yang bisa dinyala-matikan dengan gestur sekitar telinga.
Huawei Watch Buds menggunakan Auricle Touch Control untuk mengatur play atau mengaktifkan noise cancelation. Pengaturan ini dapat diatur di pengaturan dan tidak mengandalkan kontrol sentuh ke TWS.
Untuk codec audionya, tersedia AAC, SBC, dan L2HC format. Penggunaan sekali pengisian baterai penuh adalah 3 hari typical usage (jam dan TWS), sedangkan untuk hemat daya atau saving mode, sekali cas bisa tahan 7 hari. Saving mode ini artinya pengisian daya TWS otomatis tidak aktif.
Huawei Watch Buds akan tersedia di Indonesia dengan pre-order mulai 3 April 2023.
Dapatkan berita terbaru dari sedikitau di Google News.


